-Dan yang mengalah, tak selalu salah, ia hanya lemah, terjatuh rebah dan hatinya patah-
tepat !
sebuah kalimat yang seharusnya sudah cukup membuatku sadar,
mulai berhenti menatap 'dia' dan menghentikan langkah untuk terus mengikutinya kemudian berbalik. membiarkan dia melangkah dengan bebas tanpa harus takut ketika dia terjatuh dan tak ada yang membantu membangunkannya. karna aku yakin banyak orang-orang yang lebih terbuka tangannya untuk mengulurkan tangannya. bukan seperti aku yang terlalu pengecut untuk sekedar berteriak.
mungkin yang dia butuhkan bukan aku, bukan seseorang yang tak punya nyali.
yaahh ! sekali lagi aku katakan, aku menyerah. membiarkan dia menemukan sendiri pilihannya.
aku tak ingin menjadi orang yang egois yang selalu memusatkan pandanganku padanya sementara masih banyak orang-orang di sekitarku yang peduli padaku.
mulai membuka hati untuk orang-orang yang baru mungkin akan lebih baik.
setidaknya, aku tahu bagaimana rasanya di abaikan.
sekali lagi, melepaskan bukan berarti melupakan. meski aku telah berkata aku melepaskannya, namun bukan berarti aku melupakan. dia akan selalu aku jadikan 'teman' atau 'sahabat', mungkin.
Daftar Blog Saya
Minggu, 30 Oktober 2011
Kamis, 27 Oktober 2011
mencoba menjadi 'Biasa'
Aku tak sanggup 'Menjadi Biasa'
sepenggal lirik milik Band Kerispatih menjadi wakil dari apa yang aku rasakan sekarang. sangat sulit untuk ku ketika semua orang yang mengetahui kisah ku berkata 'lupakan !'
banyak yang bertanya 'kenapa kamu masih ingin sendiri ? , bukan kah menjalani segala sesuatu sendiri itu cukup berat ?'
jawabanku diam. ya diam !
aku tak pernah tau mengapa dan harus seperti apa penjelasan nya, yang pasti hanya aku yang tahu bagaimana rasanya sulit menjadi 'biasa'.
mereka sering bertanya 'apa sebenarnya yang kamu lihat dari dia ?'
aku tak tahu , andai saja aku bisa dengan mudah melepaskan 'ini' akan aku lepaskan.
'Belajarlah !' itu kata mereka.
belajar melepaskan dan belajar menjadi 'biasa' bukan untuk kami, bukan untuk dia, tapi untuk kamu sendiri.
-Jika memang tiada harapan , tunjukkan jalan keluar dari hatimu-
mungkin sepenggal lirik lagu Sheila on 7 ini yang akan mengajarkanku cara 'menjadi 'biasa'
untuk kamu
Terimakasih atas segalanya. mungkin aku bukan orang yang sabar .. aku kalah karna aku telah menyerah. maaf karna aku tak menepati janjiku untuk tetap menunggu kamu
sekali lagi maaf.
sepenggal lirik milik Band Kerispatih menjadi wakil dari apa yang aku rasakan sekarang. sangat sulit untuk ku ketika semua orang yang mengetahui kisah ku berkata 'lupakan !'
banyak yang bertanya 'kenapa kamu masih ingin sendiri ? , bukan kah menjalani segala sesuatu sendiri itu cukup berat ?'
jawabanku diam. ya diam !
aku tak pernah tau mengapa dan harus seperti apa penjelasan nya, yang pasti hanya aku yang tahu bagaimana rasanya sulit menjadi 'biasa'.
mereka sering bertanya 'apa sebenarnya yang kamu lihat dari dia ?'
aku tak tahu , andai saja aku bisa dengan mudah melepaskan 'ini' akan aku lepaskan.
'Belajarlah !' itu kata mereka.
belajar melepaskan dan belajar menjadi 'biasa' bukan untuk kami, bukan untuk dia, tapi untuk kamu sendiri.
-Jika memang tiada harapan , tunjukkan jalan keluar dari hatimu-
mungkin sepenggal lirik lagu Sheila on 7 ini yang akan mengajarkanku cara 'menjadi 'biasa'
untuk kamu
Terimakasih atas segalanya. mungkin aku bukan orang yang sabar .. aku kalah karna aku telah menyerah. maaf karna aku tak menepati janjiku untuk tetap menunggu kamu
sekali lagi maaf.
Langganan:
Postingan (Atom)